Jawa Barat Meluncurkan Aplikasi Seluler Untuk Pembaruan COVID-19

Jawa Barat Meluncurkan Aplikasi Seluler Untuk Pembaruan COVID-19 – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi seluler bernama Pikobar pada hari Jumat yang dirancang untuk mempublikasikan informasi dan pembaruan terkait dengan transmisi COVID-19 di provinsi terpadat di Indonesia.

Tujuannya agar warga mendapatkan informasi yang akurat, kata Ridwan, Jumat.

Aplikasi, yang saat ini tersedia untuk smartphone berbasis Android saja, menunjukkan data terbaru pasien positif untuk COVID-19, serta orang-orang di bawah pengawasan umum dan pasien di bawah pengawasan.

Hingga Sabtu pagi, 41 orang dinyatakan positif di Jawa Barat, dengan tujuh kematian. Aplikasi ini juga menunjukkan bahwa 1.506 orang saat ini di bawah pengawasan umum dan 136 pasien di bawah pengawasan.

Aplikasi ini menampilkan tautan yang menghubungkan ke situs web COVID-19 informasi dan situs web Pusat Koordinasi.

Selain menampilkan data COVID-19 di Jawa Barat, Ridwan mengatakan, aplikasi itu juga terhubung ke situs web berbasis sumber terbuka lainnya yang menunjukkan data nasional dan global.

Jadi, orang akan mengerti bahwa ini bukan hanya masalah di Jawa Barat dan Jakarta tetapi masalah nasional dan global. Mudah-mudahan, ini akan meningkatkan kewaspadaan masyarakat, katanya. Mesin Pencari

Pengguna juga dapat menemukan nomor kontak darurat dan rumah sakit rujukan yang ditugaskan untuk menangani kasus COVID-19. Aplikasi ini juga menyediakan berbagai video COVID-19 yang informatif.

Ridwan menjelaskan bahwa Pikobar juga ditautkan ke kitabisa.com, situs crowdfunding untuk membantu pengadaan persediaan kesehatan. Petugas kesehatan di rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan klinik lain yang membutuhkan masker atau peralatan perlindungan pribadi dapat langsung mengajukan permohonan bantuan.

“Ada 70.000 Puskesmas [di Jawa Barat]. Mereka hanya perlu [mengisi] formulir dan kami akan mengirimkannya ke pemasok,” kata gubernur.

Administrasi juga menerima kritik tentang layanan informasi, yang dikumpulkan melalui fitur survei di aplikasi.

Pikobar juga terhubung ke Jabar Saber Hoax untuk membantu orang memeriksa validitas informasi COVID-19 yang beredar di media sosial.

Fitur lain yang masih dalam pengembangan termasuk penggunaan kecerdasan buatan untuk menggambarkan gejala COVID-19 dan bagian tanya jawab dengan dokter.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *